ANTROPOLOGI HAJI: Haji dalam Tradisi Lokal di Indonesia
Penulis: Moh Soehadha
Editor: M. Yaser Arafat
Cover & Layout: Effendi Chairi
Jumlah Halaman & Ukuran: xvi-214 hlm, 15 x 23 cm
Tahun: 2024
Penerbit: SUKA Press
ISBN:
Sipnosis
Buku yang hadir di hadapan pembaca ini adalah hasil refleksi perjalanan haji yang saya lakukan, sekaligus sebagai peminat antropologi, dan peneliti tradisi haji pada masyarakat lokal Sasak di Lombok, Madura, dan Jawa. Ada dua hal yang saya refleksikan dalam buku ini. Pertama sebagai penganut, perjalanan haji adalah wujud atas rasa iman saya sebagai muslim. Kedua sebagai antropolog, penulisan buku ini dilandasi oleh pesona haji yang mengusik rasa keingintahuan dalam mengembangkan pengetahuan antropologi dan kajian etnografi Islam.
Di dalam buku ini saya menunjukkan thesis bahwa pesona haji sebagai rukun islam kelima telah menyebabkan berkembangnya sistem gagasan dalam budaya komunitas muslim lokal di Indonesia. Haji yang menjadi simbol kesempurnaan muslim, dikukuhkan oleh berbagai tradisi lokal yang menempatkan subyek ritual haji sebagai orang mulia, berderajat sosial tinggi, dan dengan predikatnya itu banyak barokah terkandung di dalamnya. Doktrin dan ritual Islam bergumul saling menguatkan dengan keyakinan lokal, sehingga menyebabkan berkembangnya tradisi keagamaan komunitas lokal yang unik. Haji kemudian tidak lagi sebatas sebagi ibadah suci, namun jadi festival, perayaan keagamaan yang memiliki jangkauan duniawi.